Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Katuranggan Satriya Manah.- kalam wadi

Katuranggan satriya manah. Jenis katuranggan burung perkutut yang memiliki ciri mati yang terdapat di ekor, yang jumlah ekornya ada 13 helai. Katuranggan satriya manah memiliki arti satriya itu adalah sebutan anak laki laki yang memiliki jiwa yang taat dengan segala aturan rasa kang sejati dan selalu bertanggung jawab dengan apa yang sudah di ucapkan dan di lakukan. Sedangkan manah itu memiliki beberapa arti, manah arti dalam bahasa indonesia itu hati, dalam arti umum  satriya manah itu memiliki arti, striya yang baru memanah, satriya manah dalam arti makna yang paling dalam yaitu ngempanke manah.yang di maksud ngempanke manah laki-laki yang suka melakukan  konsentrasi terpusat di tengah tengah hati dalam bahasa jawanya telenging kalbu. Proses ini yang dinamakan proses pencarian jati diri untuk mengenal guru sejati dengan tujuan untuk bisa menyatuKan diri dengan dat Ilahi, bahasa umum yang sering di dengar laku meditasi untuk mencapai samadi untuk mendapatkan keheningan untuk mencapai jana yang di inginkan.

Mitos memelihara katuranggan satria manah, yang memelihara burung jenis katuranggan satriya manah itu akan mendapatkan kepekaan hati tentang hal-hal yang gaib, juga akan mendapatkan ketentraman hati,jiwa, dan pikiran bahasa istilah dalam bahasa jawa semeleh amung derek kersane Gusti atau sumarah ing Gusti.

Jenis katuranggan ini cocok di pelihara oleh orang-orang yang suka dengan ilmu-ilmu kebatinan dan para pemburu kawruh Sangkan Paraning Dumadi,

Agar tidak salah langkah hal yang perlu di pahami itu harus mengerti dan tau tentang Gaib,Yang namanya gaib itu samar tdk kelihatan terhalang oleh terangnya cahaya, gaib itu bisa dirasakan keberadaannya dan hanya bisa dilihat dengan kepekaan perasaan dan kepekaan Mata batin, tidakl ada cara lain untuk membuka mata batin kecuali dengan meditasi, dengan meditasi memusatkan pada perasaan yang paling dalam baru akan mengerti tentang keindahan hidup yang sebenarnya, apa yang bisa dirasa dilihat oleh panca indra itu semua bersifat sementara, bahagia derita itu juga sementara silih berganti seperti bergantinya waktu siang dan malam.

Bagi yang sudah memiliki katuranggan satriya manah biasanya memiliki sifat yang rendah hati dan sudah bisa mengendalikan segala perasaan yang ada untuk menunggu ajaran dari guru suci atau guru sejati.

Sumber pengetahuan itu berada di samudra minang kalbu, yang artinya segala pengetahuan itu bersumber di  dalam hati nurani yang sangat dalam, keindahan yang abadi itu hanya di dalam hati, . Imu teknologi secanggih apapun tak akan sanggup untuk medeteksi dalamnya hati manusia. semua kedalaman hati hanya bisa akan di mengerti dengan kasih sayang yang murni.

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook


Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.