Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

KATURANGGAN PERKUTUT BANYU MILI. -Kalam Wadi

Ciri-ciri katuranggan perkutut banyu mili yai itu pada bagian depan dari leher sampai pangkal ekor itu terbelah, nampak garis yang membujur dari leher sampai pangkal ekor .

Adanya pengetahuan dari alam dimensi ketiga, itu dari usik atau wisik, yang diterima oleh hati yang di proyeksikan ke pikiran yang akan lahir lewat kata kata dan akan di ubah menjadi sastra atau tulis.  Sebelum manusia bisa bicara tdk ada istilah, kata – kata apa lagi nama. adanya keberadaan itu dari diadakan dan di ciptakan. Segala keberadaan yang berada di hadapan kita itu adalah cermin dari hati anak manusia. Disini pentingnya jadi manusia harus tanggap ing sasmito dan bisa waskito serta bisa angon wayah angon mangasa biar tidak salah dan keliru menjalani hidup di dunia ini.

Dalam tradisi adat jawa burung perkutut itu gambaran dari sukma,  dan kurungan itu simbul dari raga. Dari situ sudah nampak kepribadian seseorang dari jenis perkutut yang di peliharanya. Apa yang di sukai apa yang di cintai itu visual dari jati diri seseorang.

arti dari Katuranggan Banyu mili yaitu air yang mengalir, jika sese orang memiliki jenis burung ini biasanya memiliki jiwa yang tangguh tidak mudah putus asa dan selalu berjalan kedepan tidak takut akan massa depan yang belum diketahui, serta memiliki keyakinan yang kuat akan sampai pada yang akan di tuju.

Sifatnya air selalu mengalir kebawah, bahkan air akan berjuang mengalir meskipun terhalang bebatuan bahkan pada saat air sudah tidak bisa mengalir air berjuang  untuk sampai ke muara. Entah itu habis menguap atau mengendap kedasar tanah yang pada ahkirnya akan sampa kelangit  dengan cara menguap.

Begitu juga manusia akan selalu berjalan dan berjalan maju untuk mendapatkan apa yang menjadi tujuannya. Air bertugas untuk membersihkan noda dan memberi kehidupan, air yang berguna tentu itu air yang bersih dan murni.

Air di selokan di sungai di sawah di danau semua akan kembali ke laut dan menguap yang akan menjadi  mendung  dan akan turun lagi menjadi hujan yang akan membuat kehidupan baru.

Proses air untuk menjadi murni dan bersih alam akan memproses dengan keseimbanganya tersendiri. Butuh proses  lama air untuk menjadi bersih, begitu pula hati, pikiran juga akan mengalami proses yang sangat panjang untuk mencapai tingkatan yang akan di capai kembali ke sumbernya.

Dalam budaya jawa air juga sebagai gambaran kehidupan yang bisa menghidupi dan membuat hidup.

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook


Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.